TEROBATI : Kades Sutarno, kalau naik ke puncak pemandangannya bagus dengan menjual keindahan alamnya. Orang naik ke atas, lihat pemandangan, langsung merasa terobati. (foto: rob)
berikabarnusantara.com, KUKAR – Puncak Bukit Biru di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi primadona wisata untuk melihat pemandangan alam.
Salah satu wilayah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) itu, kini menjelma menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kukar. Keindahan panorama alam yang ditawarkan dari ketinggian membuat lokasi ini ramai dikunjungi wisatawan, baik dari daerah sekitar maupun luar daerah.
Kepala Desa (Kades) Sumber Sari, Sutarno, mengatakan antusiasme masyarakat semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Dia menilai, geliat wisata di Bukit Biru tidak hanya menambah kebanggaan desa, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru.
“Iya, lagi booming. Kemarin tempat parkir sampai penuh, ratusan kendaraan masuk. Fasilitas juga terus kita benahi, karena arahnya memang desa wisata. Alhamdulillah, progresnya bagus,” papar Sutarno, Kamis (21/08/2024).
Daya tarik utama Bukit Biru terletak pada keasrian alam yang masih terjaga. Dari puncaknya, pengunjung bisa langsung melihat hamparan embung dan hijaunya hutan sekitar.
Pemandangan tersebut disebut-sebut mampu memberi rasa tenang dan menyegarkan setelah perjalanan menanjak.
“Kalau naik ke puncak pemandangannya bagus dengan menjual keindahan alamnya. Orang naik ke atas, lihat pemandangan, langsung merasa terobati,” ujar Sutarno promosi.
Kades itu bilang, Pemerintah Desa Sumber Sari bersama Pemkab Kukar terus berupaya membenahi fasilitas pendukung.
Saat ini sudah tersedia area bumi perkemahan meskipun masih terbatas. Tahun ini, pembangunan lantai ground untuk tenda wisata perkemahan juga tengah diproses.
Selain itu, Pemkab Kukar terus membantu memperkuat identitas kawasan tersebut dengan membangunkan ikon tulisan besar “Bukit Biru” yang menyala saat malam hari.
Fasilitas ini diharapkan menambah daya tarik sekaligus menjadi spot favorit wisatawan untuk berswafoto.
Dengan banyaknya pengunjung ke puncak Bukit Biru ini, sambung Sutarno, masyarakat lokal, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat merasakan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi mereka dari hasil menjual jajanan ringan dan minuman.
“Setiap Sabtu-Minggu, dengan ratusan orang datang, otomatis mereka pasti beli minum dan makan. Alhamdulillah, pelaku UMKM senang meski di hari biasa tidak seramai akhir pekan,” ungkapnya.
Diharapkan, destinasi lokal ini bisa terus dikembangkan, guna membawa dampak positif terhadap pelaku UMKM lokal dan dapat menjadi Ikon wisata alam di Desa Sumber Sari. (rob)
Editor : 54H

