Belum Ada Kasus Covid-19 di Kukar, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

0 0
Read Time:2 Minute, 3 Second

BUKAN PANDEMI : Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Kusnandar, Covid-19 kini telah masuk dalam kategori endemi, bukan lagi pandemi. Artinya, virus tersebut tetap ada dan dapat menular kapan saja, sebagaimana penyakit menular lainnya. (foto: rob)

berikabarnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan, belum ditemukan kasus aktif Covid-19 hingga pertengahan Juni 2025. Meski situasi relatif aman, masyarakat diimbau tetap waspada dan menjaga protokol kesehatan dasar.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Kusnandar, mengatakan bahwa saat ini Covid-19 telah dikategorikan sebagai endemi. Artinya, virus tetap ada di tengah masyarakat dan berpotensi menular sewaktu-waktu, sebagaimana penyakit menular lainnya.

“Covid-19 kini telah masuk dalam kategori endemi, bukan lagi pandemi. Artinya, virus tersebut tetap ada dan dapat menular kapan saja, sebagaimana penyakit menular lainnya,” ujar Kusnandar saat ditemui, Jumat (13/6/2025).

Ditegaskan, hingga saat ini belum ada laporan kasus aktif yang masuk ke Dinas Kesehatan Kukar, namun kehati-hatian tetap diperlukan. Masyarakat dianjurkan untuk tetap menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat.

“Sampai sekarang, belum ada laporan kasus. Tapi virusnya masih ada di sekitar kita. Jadi, tetap perlu kewaspadaan, seperti memakai masker saat di kerumunan, mencuci tangan, dan menjaga pola hidup sehat,” tambahnya.

Terkait kabar kemunculan varian baru, Kusnandar memastikan situasi masih terkendali. Dinkes Kukar telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim dan belum menemukan indikasi lonjakan kasus yang perlu dikhawatirkan.

“Sempat ada varian baru yang terdeteksi di rumah sakit. Namun, hasil koordinasi dengan Dinkes Provinsi Kaltim menyimpulkan, bahwa kondisi masih terkendali dan belum ada hal yang perlu dikhawatirkan secara berlebihan,” katanya.

Ditegaskan, seluruh puskesmas di Kukar telah diarahkan untuk tetap siaga dalam menghadapi potensi penyebaran virus. Edukasi kepada masyarakat terus digencarkan untuk mencegah munculnya klaster baru.

“Kita tidak perlu panik, tapi jangan juga lengah. Ini sudah kami arahkan ke semua puskesmas di Kukar,” tuturnya.

KEPULANGAN JEMAAH HAJI

Sementara itu, menjelang kepulangan jemaah haji dalam waktu dekat, Dinkes Kukar juga telah menyiapkan prosedur pemantauan kesehatan.

Pemeriksaan awal akan dilakukan oleh Balai Karantina Kesehatan di titik kedatangan. Jika ditemukan gejala, penanganan lanjutan akan dilakukan oleh tim kesehatan dari kabupaten.

“Prosedurnya sudah kami siapkan. Pemeriksaan dilakukan oleh balai karantina dan kami siap menindaklanjuti jika ada yang perlu isolasi atau pengobatan,” jelasnya.

Kusnandar mengingatkan kembali pentingnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri jika mengalami gejala umum seperti demam, batuk, atau sesak napas.

“Kita mengedepankan kesadaran masyarakat. Jika merasa demam, batuk atau sesak, segera periksa ke puskesmas. Isolasi mandiri tetap dianjurkan jika ada gejala,” tandasnya. (rob)

Editor : 54H

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *