SELEKSI KETAT : Kades I Ketut Sudiyatmika, penyaluran BLT dilakukan dengan seleksi ketat, melalui proses musyawarah yang melibatkan perangkat desa, ketua RT, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). (foto: rob)
berikabarnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Desa Loa Pari di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa secara tepat sasaran. Penyaluran BLT di desa ini memprioritaskan lansia (lanjut usia)
Tahun ini, setidaknya ada 32 warga ditetapkan sebagai penerima bantuan. Penerima mayoritas merupakan lansia dengan penyakit menahun dan tidak tercakup dalam program bantuan sosial lainnya.
Kepala Desa Loa Pari, I Ketut Sudiyatmika, menegaskan bahwa penyaluran BLT dilakukan dengan seleksi ketat, melalui proses musyawarah yang melibatkan perangkat desa, ketua RT, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
“Penetapan penerima dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku. Kriteria utama adalah warga lanjut usia yang memiliki penyakit menahun, serta belum masuk dalam program seperti PKH atau BPNT,” jelasnya, Rabu (9/7/2025).
Sudiyatmika menyebut, sebagian besar penerima BLT tahun ini adalah kepala keluarga tunggal yang tinggal sendiri dan rentan secara sosial maupun ekonomi.
Karena itu, pihaknya mengambil langkah ekstra hati-hati, agar bantuan yang diberikan benar-benar menyasar mereka yang paling membutuhkan.
“Jadi benar-benar penerima yang belum terakomodir di program lain,” katanya.
Penyaluran bantuan dilakukan secara tunai dengan nominal Rp300.000 per bulan. Sistem ini dipilih karena dinilai lebih efektif, mengingat kondisi penerima yang mayoritas lanjut usia.
“Kalau mau kita transfer juga kasihan, nilai bantuan ini kecil dan penerimanya sudah lanjut usia,” ujarnya.
Menurut Sudiyatmika, banyak warga penerima tidak memiliki akses atau kemampuan menggunakan layanan perbankan, sehingga penyaluran tunai menjadi solusi paling efisien.
“Dengan penyaluran tunai lebih efisien, karena langsung diterima oleh warga tanpa harus melalui proses administrasi yang rumit,” tambahnya.
Kades berharap, program BLT Dana Desa ini mampu meringankan beban ekonomi warga yang benar-benar membutuhkan.
“Mudah-mudahan bantuan ini betul-betul bisa membantu warga yang membutuhkan dan penyalurannya tetap sesuai ketentuan,” harapnya. (rob)
Editor : 54H

