Desa Liang Ulu Desak Pembangunan Jalan Penghubung Prioritas 2026

0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

RPJMD : Kades Liang Ulu, Mulyadi, kami ingin pembangunan jalan ini jadi prioritas Kukar pada 2026. Kalau bisa dimasukkan dalam RPJMD atau program infrastruktur dasar, tentu manfaatnya sangat besar untuk masyarakat kami. (foto: rob)

berikabarnusantara.com, KUKAR – Desa Liang Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mendesak Pembangunan Jalan Penghubung menjadi Prioritas pada 2026.

Peningkatan infrastruktur dasar kembali menjadi kebutuhan mendesak di wilayah pedalaman Kukar. Pemerintah Desa Liang Ulu, Kecamatan Kota Bangun itu mendorong pembangunan jalan penghubung ke Desa Kota Bangun Ilir sebagai jalur vital masyarakat.

Kepala Desa (Kades) Liang Ulu, Mulyadi, menyebut akses tersebut strategis, karena menjadi jalur utama warga untuk beraktivitas, baik dalam mendukung perekonomian, pendidikan, maupun layanan kesehatan.

“Akses ini sangat penting, karena menghubungkan antarwilayah. Kami tidak punya banyak pilihan jalan, dan jalur lama, yakni Jalan Awang Long di pinggir sungai, sudah tidak digunakan lagi,” terang Mulyadi, Senin (18/08/2025).

Sejak jalur lama tidak aktif, warga terpaksa menempuh rute memutar yang jauh lebih sulit. Kondisi ini membuat distribusi barang terhambat, pelayanan pendidikan tidak maksimal, hingga penanganan darurat kesehatan sering terlambat.

Mulyadi menegaskan, usulan pembangunan jalan ini bukan hal baru. Aspirasi tersebut sudah berkali-kali disampaikan, baik melalui musrenbang tingkat kecamatan maupun usulan resmi ke kabupaten, namun hingga kini belum terwujud.

“Kami perlu akses yang layak untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga,” imbuhnya.

Dia berharap, agar proyek jalan penghubung ini bisa masuk dalam prioritas pembangunan tahun anggaran 2026.

Bahkan, menurutnya, akan lebih baik jika bisa dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar, sebagai program strategis infrastruktur dasar.

“Kami ingin pembangunan jalan ini jadi prioritas Kukar pada 2026. Kalau bisa dimasukkan dalam RPJMD atau program infrastruktur dasar, tentu manfaatnya sangat besar untuk masyarakat kami,” jelasnya.

Mulyadi juga menegaskan, bahwa masyarakat siap bergotong royong mendukung pelaksanaan pembangunan jika program ini benar-benar dijalankan.

“Kami hanya ingin akses yang lebih baik, supaya kehidupan warga bisa lebih maju,” mohonnya. (rob)

Editor : 54H

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *