Sekda, Ketua DPRD dan Masyarakat Kota Raja Penuhi Lokasi CFD yang Baru

0 0
Read Time:2 Minute, 29 Second

Kawasan budaya Jalan Diponegoro dan Jalan Sutoyo area Museum Mulawarman dan Kedaton Kesultanan Kutai Kertanegara (Kukar) Ing Martadipura, dipadati ratusan masyarakat Kota Raja.

berikabarnusantara.com, KUKAR – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, Abdul Rasid, dan masyarakat Kota Raja, memenuhi lokasi Car Free Day (CFD) yang baru, di kawasan budaya Jalan Diponegoro dan Jalan Sutoyo area Museum Mulawarman dan Kedaton Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura.

Ratusan masyarakat Kota Raja itu memadati lokasi, kerena dibukanya kembali Car Free Day, pada Minggu (19/05/2024).

Dari pantauan media, terlihat antusiasme masyarakat Kota Raja sangat tinggi. Mulai dari anak muda hingga orang tua, semuanya memadati kawasan CFD.

Di sana, mereka terlibat dalam berbagai aktivitas seperti berbelanja, menikmati kuliner, berolahraga dan berswafoto.

Diketahui, CFD yang berlangsung di Jalan KH Akhmad Muksin area Museum Mulawarman dan Kedaton Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura, merupakan kegiatan yang pertama dan seterusnya akan dilakukan di area tersebut. Sebelumnya, kawasan CFD berada di Taman Creative Park di Jalan KH Akhmad Muksin.

Pemindahan lokasi CFD oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar bertujuan untuk, penataan kota, sekaligus memperkenalkan kawasan budaya di Kota Raja.

Lokasi baru ini berada di sekitar Museum Mulawarman dan Kedaton Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura, yang menjadi pusat budaya di Kukar.

Tampak Sekda Kukar, Sunggono, dil okasi keramaian CFD. Sekda terlihat berjalan-jalan bersama keluarga tercintanya.

“Terlihat antusias masyarakat Kutai Kartanegara sangat luar biasa yang memadati lokasi CFD saat ini.,” terang Sunggono, saat ditanya awak media di lokasi CFD.

Sunggono bilang, animo masyarakat Kukar juga sangat tinggi. Menurutnya, lokasi saat ini lebih ramai dari sebelumnya, dikarenakan lokasi ini berada di satu titik dan tidak memanjang seperti lokasi sebelumnya.

Selain itu, awak media juga bertemu dengan, Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid, yang sedang berjalan santai bersama istri di lokasi CFD,

“CFD yang berlokasi di daerah museum kali ini sangat menarik, sehingga hal ini dapat menimbulkan daya tarik kepada masyarakat luar daerah kita. Kemudian untuk masyarakat Tenggarong sendiri, CFD di lokasi baru ini harus menambah semangat kita dalam berolahraga,” papar Rasid.

Kegiatan CFD ini, diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), agar dapat meningkatkan ekonomi mereka.

Sebagai informasi, pelaku UMKM di lokasi CFD terbagi menjadi dua jenis pedagang, yaitu pedagang makanan dan pedagang aksesoris.

Tercatat ada 348 pedagang yang menjual makanan, sedangkan pedagang yang menjual aksesoris berjumlah 71 orang.

Salah satu pelaku usaha yang menjajakan dagangannya di CFD yaitu, Kelompok Wanita Tani (KWT) Kecamatan Tenggarong. Mereka menawarkan berbagai bahan pokok makanan, seperti sayur mayur segar hasil perkebunan mereka sendiri.

“Sayur-sayuran yang kami jajakan di sini merupakan hasil dari perkebunan gabungan yang telah kami kelola,” ucap pengurus KWT Kecamatan Tenggarong, Indriati Ningsih, saat ditanya awak media.

Menurutnya, dagangan yang dihamparkan terjual cukup cepat, dikarenakan KWT Kecamatan Tenggarong merupakan satu-satunya yang menjual sayur-sayuran segar di lokasi CFD.

“Cuma kami yang menjual sayuran mentah di CFD ini. Tadi, Pak Rasid (Ketua DPRD Kukar) beli sayuran ke sini,” ujarnya senang. (rob)

Editor : Akung

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *