Camat Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Mawardi.
berikabarnusantara.com, KUKAR – Sektor perikanan di kawasan Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sengat berperan penting bagi warga setempat, yakni sebagai salah satu mata pencaharian mereka.
Diketahui, kawasan ini terletak disepanjang tepi Sungai Mahakam yang menawarkan potensi besar untuk sektor perikanan.
Camat Kota Bangun, Mawardi, menyatakan kawasannya tidak seperti Kecamatan Kota Bangun darat yang lebih dikenal dengan keunggulannya dibidang perkebunan dan pertanian, namun kawasannya saat ini sedang fokus disektor perikanan.
“Daerah kami memang terkenal sebagai kawasan perikanan. Kami memiliki lebih dari 50 kelompok perikanan aktif di Kecamatan Kota Bangun,” ungkap Mawardi, Sabtu (22/6/2024).
“Kami juga sering mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab), sesuai dengan program Bupati Kukar,” ungkapnya.
Mawardi bilang, dalam upaya memajukan ekonomi masyarakat, hasil tangkapan ikan dijual secara tradisional di pasar dan ada juga dibawa keluar daerah, seperti ke Kota Samarinda.
Dijelaskan, beberapa hasil tangkapan masyarakat yang dijual itu, ada yang dalam kondisi mentah dan adapula yang telah dikelola menjadi sebuah produk, seperti ikan asin dan ikan asap atau ikan salai.
“Memang tempat pelelangan ikan (TPI) sudah ada, namun belum maksimal. Saat ini, pihak kami terus mencari jalan keluar agar masyarakat dapat berjualan di TPI itu sendiri,” pinta Mawardi.
Mawardi mengungkapkan, dengan semangat dan dukungan penuh dari Pemkab Kukar, terhadap Pemerintah Kota Bangun dalam Sektor Perikanan.
Ke depannya, Camat ini optimis, bahwa sektor perikanan di daerahnya akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi besar bagi kesejahteraan masyarakat.
“Saya yakin, dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada, masyarakat dapat menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Mawardi berharap, dedikasi dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dapat berjalan dengan baik, agar masa depan sektor perikanan di Kecamatan Kota Bangun terlihat lebih cerah. (rob)
Editor : Akung

