Desa Ponoragan Kabupaten Kukar Bebas Kasus Stunting

0 0
Read Time:1 Minute, 30 Second

Kepala Desa (Kades) Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sarmin.

berikabarnusantara.com, KUKAR – Desa Ponoragan di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menorehkan prestasi membanggakan. Desa ini telah berhasil mencapai status bebas stunting yang dinilai sebagai sebuah pencapaian luar biasa dan patut diacungi jempol.

“Alhamdulillah, di daerah saya kalau di lapangan realitanya itu tidak ada sama sekali (kasus stunting),” ucap syukur Kepala Desa (Kades) Ponoragan, Sarmin, Kamis (4/7/2024).

Sarmin menjelaskan, bahwa Desa Ponoragan termasuk dalam kategori Desa Mandiri. Sebuah status yang diraih melalui proses panjang dan kerja keras bersama.

Menurutnya, klasifikasi desa saat ini sudah masuk dalam kategori kelas mandiri yang berarti telah terukur dari Indeks Desa Membangun (IDM).

“Kan untuk mencapai tingkatan ini harus memenuhi 3 indikator. Yang pertama ekonomi, kesehatan dan pendidikan,” tambahnya

Dengan demikian, masyarakat Desa Ponoragan sendiri telah memiliki kondisi ekonomi yang cukup, fasilitas kesehatan yang memadai dan akses pendidikan yang mudah dijangkau. Sehingga potensi stunting diharapkan tidak ada untuk ke depannya.

“Di Desa Ponoragan sendiri, tingkat ekonomi rata-rata masyarakatnya sudah terbilang cukup, fasilitas kesehatan sudah memadai dan pendidikan fasilitasnya juga sudah ada,” papar Sarmin.

Namun, upaya pencegahan stunting di Desa Ponoragan tidak henti-hentinya dilakukan.

Kades Sarmin bilang, berbagai langkah strategis telah diambil, seperti pelatihan kader kesehatan tentang penanganan stunting. Bahkan hingga mengirimkan kader ke Pulau Jawa untuk mempelajari praktik terbaik.

“Kita telah melakukan berbagai upaya, seperti mengirim kader-kader untuk mengikuti bimbingan teknis dan ada salah satu kader kita kirim ke Jawa,” ungkapnya

Ditekankan, meskipun telah terbebas dari stunting, pihaknya tetap waspada, bahwa potensi stunting masih bisa muncul dari faktor lain, seperti pola asuh yang kurang tepat dalam keluarga.

“Saya tekankan kembali, untuk mencegah stunting bukan dari anak, melainkan dari pihak orang tua yang harus membimbing anak agar membiasakan pola hidup sehat,” pesannya. (rob)

Editor : Akung

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *