Kepala DKP Kukar: Desa Loa Ulung Potensi Budidaya Ikan di Darat

0 0
Read Time:1 Minute, 52 Second

PENGEMBANGAN KOLAM : Keramba Ikan di Desa Loa Ulung. Muslik, DKP Kukar telah memulai langkah-langkah pengembangan kolam tanah dan kolam terpal sebagai solusi dari permasalahan yang terjadi di Sungai Mahakam. (foto: rob)

berikabarnusantara.com, KUKAR – Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Muslik, Desa Loa Ulung, Kecamatan Tenggarong Seberang, berpotensi budidaya ikan di darat.

Budidaya ikan di darat merupakan ketergantungan warga Desa Loa Ulung terhadap Sungai Mahakam sebagai sumber utama, namun menghadapi tantangan, seperti adanya aktivitas ponton dan berbagai lalu lintas sungai lainnya yang mulai mengganggu kenyamanan dan keamanan keramba warga yang selama ini.

Padahal, Sungai Mahakam bisa dikatakan menjadi tulang punggung atau merupakan andalan sektor perikanan desa.

Kondisi ini mendorong Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kukar, untuk mulai mengarahkan fokus pada alternatif budidaya yang lebih aman dan berkelanjutan atau budidaya ikan berbasis darat.

Kepala DKP Kukar, Muslik, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai langkah-langkah pengembangan kolam tanah dan kolam terpal sebagai solusi dari permasalahan yang terjadi di Sungai Mahakam.

“Memang selama ini masyarakat menggantungkan diri pada keramba di sungai, tapi karena sudah mulai terganggu, kita dorong alternatif budidaya di darat,” kata Muslik, Selasa (3/6/2025).

Muslik menjelaskan, budidaya darat memiliki keunggulan tersendiri, karena tidak bergantung pada kondisi sungai yang fluktuatif.

Selain itu, sistem ini relatif mudah dijalankan oleh masyarakat luas, karena tidak membutuhkan keahlian teknis yang rumit.

“Budidaya ikan darat itu bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja. Asal ada lahan dan diberikan pendampingan teknis yang tepat. Potensi ini bisa terus berkembang,” jelasnya.

Saat ini, sejumlah warga di Desa Loa Ulung telah mulai mencoba sistem kolam tanah dan kolam terpal dengan dukungan dari DKP Kukar.

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus menggali potensi perikanan darat di wilayah tersebut, demi menciptakan sumber ekonomi baru yang tidak rentan terhadap gangguan eksternal.

Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal, tetapi juga sebagai upaya adaptasi terhadap perubahan dinamika lingkungan sungai yang makin padat aktivitas.

“Intinya, kita ingin masyarakat punya pilihan yang lebih aman dan berkelanjutan untuk usaha perikanannya,” ujar Muslik.

Dengan pendekatan ini, diharapkan masyarakat Desa Loa Ulung tidak lagi sepenuhnya bergantung pada Sungai Mahakam dan mampu membangun ketahanan ekonomi berbasis sumber daya lokal yang dikelola secara mandiri. (rob)

Editor : 54H

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *