RTH Sangasanga Dikembangkan Jadi Sentra UMKM dan Aktivitas Sosial

0 0
Read Time:1 Minute, 36 Second

MULTIFUNGSI : Kawasan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Sangasanga. Camat Dachriansyah, pembangunan RTH dirancang sebagai ruang multifungsi yang bisa menampung berbagai aktivitas, mulai dari pertunjukan seni, bazar UMKM, hingga ruang santai bagi keluarga. (foto: rob)

berikabarnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah mengembangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH), menjadi sentra Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan aktivitas sosial.

RTH juga sebagai pusat aktivitas warga yang tidak hanya berfungsi untuk penghijauan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat sosial masyarakat.

Camat Sangasanga, Dachriansyah, menjelaskan bahwa pembangunan RTH dirancang sebagai ruang multifungsi yang bisa menampung berbagai aktivitas, mulai dari pertunjukan seni, bazar UMKM, hingga ruang santai bagi keluarga.

“Kami ingin RTH ini bukan hanya ruang hijau, tapi juga ruang hidup. Di sini bisa ada UMKM, pertunjukan seni, sampai kegiatan komunitas. Semakin ramai, semakin besar dampaknya bagi masyarakat,” ujar Camat ketika dikonfirmasi, Selasa (24/6/2025).

Saat ini, proses pembangunan fisik RTH tengah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Di sisi lain, pemerintah kecamatan telah menyusun skema jangka panjang, agar fasilitas tersebut tidak hanya selesai dibangun, tapi juga berkelanjutan dan aktif dimanfaatkan oleh warga.

“Keberadaan UMKM akan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi pengunjung,” tambahnya.

Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi kunci agar kawasan RTH tidak hanya indah secara visual, namun juga hidup secara ekonomi.

RTH dirancang bukan sebagai taman pasif, melainkan sebagai pusat interaksi masyarakat yang produktif.

“Kami ingin memastikan bahwa setelah RTH selesai dibangun, ada konsep keberlanjutan yang membuatnya tidak sekadar menjadi taman kosong, melainkan ruang yang benar-benar produktif,” katanya.

Pemerintah kecamatan pun optimistis pembangunan ini akan rampung sesuai target. Dengan pengelolaan yang matang, RTH Sangasanga diharapkan mampu menjadi ikon baru kecamatan serta meningkatkan daya tarik wisata berbasis komunitas.

“Kami akan terus mengawal dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar proyek ini benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” tandasnya. (rob)

Editor : 54H

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *