Tahun 2025, Kecamatan Tabang Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

0 0
Read Time:1 Minute, 37 Second

INFRASTRUKTUR JALAN : Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, semua sektor permasalahan di Kecamatan Tabang sampai saat ini masih terkait infrastruktur jalan, termasuk jembatan. (foto: rob)

berikabarnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), memprioritaskan pembangunan infrastruktur di tahun 2025.

Pasalnya, pembangunan infrastruktur dasar di kawasan tersebut termasuk masih menjadi kebutuhan mendesak. Sebagai salah satu wilayah di Hulu Kukar, akses jalan di kecamatan ini masih tergolong minim dan belum merata.

Hal ini disampaikan langsung Rakhmadani Hidayat, yang menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi program prioritasnya pada tahun 2025.

Disebutkan, bahwa arah pembangunan sudah tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan menjadi dasar utama untuk mendorong percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

“Semua sektor permasalahan di Kecamatan Tabang sampai saat ini masih terkait infrastruktur jalan, termasuk jembatan,” ujar Rakhmadani, Rabu (23/07/2025).

Menurutnya, hingga kini masih terdapat beberapa desa di Kecamatan Tabang yang terisolir, akibat kondisi jalan yang tidak layak dilalui kendaraan roda empat maupun roda enam.

Beberapa desa yang disebutnya, antara lain Desa Umak Bekuai menuju ke Desa Bila Talang, serta Desa Umaq Tukung menuju Desa Tabang Lama.

“Kami sengaja terus menyuarakan ini ke pihak Dinas PU Kukar. Jalan bisa diakses, tapi belum bisa dilalui kendaraan secara maksimal,” jelas Rakhmadani.

Ditambahkan, pihaknya terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah (pemda), agar pembangunan infrastruktur dapat segera direalisasikan. Salah satu fokusnya adalah pembangunan jembatan penghubung antar desa.

“Untuk bentang jembatan, Umaq Tukung ke Tabang Lama itu tidak begitu panjang, sekitar 75 meter. Begitu juga antara Umaq Bekuai ke Bila Talang. Sedangkan dari Sidomulyo menuju Umaq Bekuai sekitar 120 meter,” jelasnya.

Rakhmadani berharap, upayanya mendapat dukungan penuh, baik dari sisi perencanaan maupun anggaran.

Dia juga menyampaikan, bahwa masyarakat sangat menantikan perbaikan infrastruktur ini, karena akan memberikan dampak positif bagi mobilitas dan perekonomian warga di Kecamatan Tabang.

“Nah, ini yang menjadi harapan besar masyarakat di sana, supaya akses infrastruktur ini bisa dinikmati dan tentunya berdampak baik dan positif,” tandasnya. (rob)

Editor : 54H

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *