RENOVASI : Bidang Budaya, Pamong Budaya Ahli Muda, Cagar Budaya dan Permuseuman, Disdikbud Kukar, M Saidar, tahun depan, kami akan berupaya untuk merenovasi Museum Kayu Tuah Himba. (foto: rob)
berikabarnusantara.com, KUKAR – Museum Kayu Tuah Himba yang berlokasi di Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), rencananya akan direnovasi pada tahun 2026 mendatang.
Renacana itu disampaikan Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, M Saidar.
Museum yang berdiri sejak tahun 1998 ini sudah berusia lebih dari dua dekade dan menjadi salah satu ikon kebudayaan yang menyimpan berbagai jenis koleksi kayu khas Kalimantan.
Namun seiring berjalannya waktu, kondisi museum mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan, baik dari segi bangunan maupun koleksi yang dimiliki.
“Tahun depan, kami akan berupaya untuk merenovasi Museum Kayu Tuah Himba, karena banyak koleksi kayu yang sudah rusak, dimakan rayap, dan bangunannya pun perlu pembenahan,” ujar Saidar, atau akrab disapa Deri.
Dijelaskan, bahwa rencana renovasi tersebut telah diusulkan dalam Rencana Kerja (Renja) Disdikbud Kukar dan diharapkan dapat terealisasi dalam program tahun anggaran 2026.
“Hal ini sudah kami masukkan ke dalam Renja, dan mudah-mudahan bisa disetujui. Yang jelas, baik bangunan maupun isi museum akan kami ubah dan perbarui,” jelasnya.
Selain melakukan perbaikan fisik dan pembaruan koleksi, pihaknya juga berencana untuk menarik lebih banyak pengunjung ke Museum Kayu melalui berbagai strategi, termasuk penataan ulang ruang pamer dan penyajian informasi yang lebih menarik.
“Upaya ini juga bagian dari strategi kami untuk meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat ke museum,” tambahnya.
Deri berharap, Museum Kayu Tuah Himba dapat kembali menjadi destinasi edukasi budaya yang representatif dan relevan bagi generasi masa kini dan mendatang. (rob)
Editor : 54H

