Pemkab Kukar – Polres Gelar Gerakan Pangan Murah

0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

GPM : Asisten II Pemkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, saat di kegiatan GPM di Creatif Park, Tenggarong. (foto: rob)

berikabarnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) bekerja sama dengan Polres Kukar, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), di Taman Creative Park, Tenggarong.

Kegiatan GPM yang akan berlangsung dua hari Rabu-Kamis (13-14/8/2025 itu dibuka sejak pagi hari. Sebab waktu tersebutlah yang dinilai tepat untuk memudahkan warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

GPM dihadirkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya bahan pangan utama, seperti beras dan minyak goreng, di tengah fluktuasi harga pasar.

Terlihat, sejumlah pihak turut terlibat, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga peritel modern seperti Alfamidi dan Indomaret.

Melalui, Asisten II Pemkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, mengatakan meski pada hari pertama pelaksanaan masih ada beberapa tenda yang belum terisi, pihak penyelenggara optimistis ke depannya seluruh stan akan terisi penuh.

“Salah satu fokus GPM kali ini adalah menekan inflasi daerah yang saat ini masih dipicu oleh harga bawang merah dan cabai. Kedua komoditas tersebut turut dijual dalam kegiatan ini. Sebagian berasal dari hasil panen KWT di Kukar,” ujar Ahyani saat berada di lokasi kegiatan GPM, Rabu (13/08/2025) lalu.

Kali ini, sambungnya, Pemkab melalui Disketapang Kukar juga menggandeng Perum Bulog untuk menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga jauh di bawah pasaran.

“Kalau membeli melalui Bulog dan diantar, harganya sekitar Rp13.100 per kilogram. Namun jika diambil langsung oleh kami, biayanya hanya sekitar Rp11.700 per kilogram. Untuk kemasan 5 kilogram, harganya sekitar Rp57.600, jauh lebih murah dibanding harga pasar yang bisa mencapai Rp60.000 ke atas,” jelasnya.

Ahyani bilang, dengan adanya GPM ini semoga dapat meningkatkan keterjangkauan harga pangan, memperluas penetrasi pasar, dan memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya di tengah tekanan harga kebutuhan pokok. (rob)

Editor : 54H

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *