Dinas PU Kukar Tinjau dan Kaji Ulang Proyek Pembangunan Jembatan

0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

MANDAT : Kepala Dinas PU Kukar Wiyono, pihaknya mendapat mandat untuk menelaah sejumlah opsi pembangunan jembatan, termasuk mempertimbangkan kemungkinan memindahkan lokasi pembangunan ke titik dinilai lebih tepat. (foto: rob)

berikabarnusantara.com, KUKAR – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), melakukan peninjauan dan pengkajian ulang terhadap rencana pembangunan jembatan di Jalan Kartini, Jumat (18/4/2025) pagi.

Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut atas evaluasi internal serta respons terhadap aspirasi masyarakat yang meminta agar proyek tersebut ditinjau kembali.

Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat mandat untuk menelaah sejumlah opsi pembangunan jembatan, termasuk mempertimbangkan kemungkinan memindahkan lokasi pembangunan ke titik yang dinilai lebih tepat.

“PU diamanahkan untuk melakukan kajian terkait beberapa opsi pembangunan, melaporkan ke bupati dan melakukan pemberhentian pembongkaran,” ujar Wiyono usai peninjauan lapangan.

Wiyono menegaskan, pihaknya tidak akan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, mengingat pentingnya proyek tersebut bagi mobilitas masyarakat.

Menurutnya, kajian yang dilakukan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat.

Sebelumnya, isu pembongkaran Jembatan Besi Tenggarong membuat sejumlah warga menyampaikan keberatan atas rencana pembongkaran jembatan.

Masyarakat mengusulkan, agar pembangunan dilakukan di lokasi alternatif. Aspirasi tersebut, kata Wiyono, menjadi pertimbangan penting dalam proses perencanaan ulang.

“PU melakukan kajian internal dan mendengarkan suara masyarakat untuk tidak melakukan pembongkaran, melainkan memunculkan opsi lain terkait pembangunan jembatan di posisi lain,” jelasnya.

Selain fokus pada pembangunan jembatan, Dinas PU Kukar juga merancang penataan menyeluruh pada kawasan bantaran sungai di sekitar proyek.

Penataan ini bertujuan menjaga kebersihan serta memperindah kawasan sekitar, agar selaras dengan pembangunan infrastruktur yang direncanakan.

“Tahun ini fokus kami tidak hanya membangun jembatan, melainkan merapikan bantaran sungai, sehingga apabila pengerjaan pembangunan jembatan selesai, bisa bersamaan dengan kebersihan dan keindahan pinggiran sungai,” kata Wiyono.

Sebagai bagian dari pengembangan kawasan, Dinas PU juga menyiapkan rencana pembangunan fasilitas wisata air di bantaran sungai.

Sarana ini ditujukan untuk mendukung berbagai kegiatan dan event pariwisata yang rutin digelar di Tenggarong, sekaligus menambah daya tarik kawasan.

“Kami akan menyiapkan fasilitas termasuk wisata air di bantaran sungai untuk menunjang event-event yang ada di Tenggarong,” tandasnya. (rob)

Editor : 54H

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *