KFBN 2025 Resmi Dibuka, Kukar Tampilkan Wajah Keberagaman Budaya Nusantara

0 0
Read Time:1 Minute, 38 Second

PEMBUKAAN KFBN : Kegiatan pembukaan KFBN tahun 2025 di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Kota Tenggarong. (foto: rob)

berikabarnusantara.com, KUKAR – Kukar Festival Budaya Nusantara (KFBN) 2025 resmi dibuka Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri. Kukar menampilkan wajah keberagaman budaya nusantara.

Kegiatan yang digelar di Tenggarong, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ini, merupakan penyelenggaraan KFBN untuk kali ketiganya dan akan berlangsung selama lima hari, mulai Senin, 19 hingga 23 Juli 2025.

Ajang ini mengusung tema “Merajut Keberagaman, Melestarikan Kebudayaan, Menuju Pariwisata Nusantara Berkelanjutan.” Festival akan menampilkan berbagai ragam budaya dari berbagai penjuru tanah air.

Tercatat, ada delapan provinsi turut ambil bagian dalam KFBN 2025, antara lain Bengkulu, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Kalimantan Barat, hingga Nusa Tenggara Timur.

“Festival ini adalah ajang tahunan yang kami dedikasikan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia dan Kukar kepada dunia. Ini bukan hanya selebrasi budaya, tapi juga penguat identitas dan penggerak kesejahteraan melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ungkap Bupati Aulia dalam sambutannya, Sabtu (19/07/2025).

Dari Kukar sendiri, dia menyampaikan, partisipasi datang dari 20 kecamatan, 15 kelompok seni lokal, dan 12 paguyuban etnis.

Mereka akan menampilkan budaya khas daerah, seperti tradisi keraton, seni pesisir Melayu, hingga kearifan budaya pedalaman.

“Kehadiran mereka adalah bentuk pengakuan terhadap eksistensi KFBN di Kukar sebagai panggung budaya nusantara,” ujarnya.

Diungkapkan, bahwa festival ini juga menjadi bagian dari implementasi misi kedua dalam visi “Kukar Idaman Terbaik”, yakni mewujudkan pengembangan hilirisasi sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai pondasi ekonomi baru non-ekstraktif.

“Melalui even ini, Program Stimulus Komunitas Kreatif dapat dijalankan secara nyata. Kita membangun ekosistem ekonomi kreatif yang produktif, mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, mendukung ekonomi lokal, dan mencapai target penyelenggaraan even bertaraf nasional di setiap kecamatan,” jelasnya.

Aulia berharap, KFBN 2025 bisa menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan dan mengembangkan budaya lokal maupun budaya nusantara secara berkelanjutan.

“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan budaya sebagai perekat persatuan dan kesatuan, serta sebagai modal penting dalam pembangunan daerah,” katanya. (rob)

Editor : 54H

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *